Rabu, 19 Desember 2012

Sebuah penelitian di Inggris yang melibatkan lebih dari 14.000 orang menemukan bahwa satu dari delapan orang di sana tidur tidak lebih dari enam jam per malam. Jika Anda termasuk dalam grup ini, maka kesehatan jangka panjang Anda dalam bahaya. Para ahli telah menemukan bahwa tidak mendapatkan tidur yang cukup pada malam hari secara teratur dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung dan kegemukan. Coba beberapa cara di bawah ini untuk mendapatkan delapan jam tidur setiap malam:

1. Hindari stimulan Jauhi minum minuman yang mengandung kafein atau alkohol (yang berlebihan) pada malam hari karena mempunyai efek stimulasi pada tubuh Anda yang bisa membuat Anda susah tidur. Coba minum teh atau air putih sebagai penggantinya.

2. Matikan lampu Cahaya lampu dapat mengganggu produksi hormon yang membuat Anda mengantuk. Jauhkan alat-alat elektronik dari tempat tidur. Matikan laptop atau televisi dan redupkan lampu kamar tidur atau gelap sama sekali. Usahakan temperatur kamar dingin yang nyaman dan jangan panas karena Anda akan terbangun karena keringatan atau kehausan.

3. Olahraga di pagi hari Pagi hari adalah waktu yang terbaik untuk Anda melakukan olah raga. Badan Anda masih segar dan efeknya akan memberikan energi sepanjang hari. Dan selain itu, badan Anda akan merasa lelah di malam hari karena mempunyai jam otomatis tubuh yang mengatakan Anda perlu tidur di malam hari. Jadi hindari sedapat mungkin untuk berolahraga di malam hari yang berpotensi membuat Anda terjaga sepanjang malam karena efek adrenalin yang masih tersisa.

4. Have more sex Ya, Anda baca benar. Para ahli sudah menemukan bahwa saat Anda orgasme, tubuh melepaskan campuran hormon di otak, yang salah satunya membuat Anda mengantuk dan membantu Anda tertidur. Ada juga hormon yang dapat menolong mengatasi sakit kepala. Jadi, tidak ada alasan lagi, bukan?  

Dari sudut pandang realigi bangun di tengah malam juga sangat baik untuk kesehatan berikut penjelasannya: 

 Bagi umat Muslim mungkin sudah tidak asing lagi dengan ‘shalat tahajud’.
 Tiap kali ditanya apa itu shalat tahajud pasti dijawab “shalat tahajud adalah shalat yang dilakukan sepertiga malam”.

 Itu betul sekali, namun yang pasti bukan masalah pengertian tahajud yang ingin dibahas dalam tulisan ini melainkan manfaat dari shalat tahajud itu sendiri. Sangat disayangkan jika pemahaman Muslim tentang shalat tahajud hanya dianggap sebagai suatu ibadah saja tanpa mengetahui adanya kebaikan dan kelebihan yang bisa diperoleh oleh kita. Lalu apakah kebaikan dan kelebihan yang kita peroleh dari mengerjakan sholat tahajud sementara yang lain sedang nyenyak tidur?

Dari sisi logis, mungkin kita tidak mengerti bahwa perintah Allah itu mendatangkan kebaikan. Sesungguhnya Shalat tahajud meneguhkan iman kita, jiwa kita, mental kita untuk menghadapi masalah hidup duniawi dan lain-lain. Kemudian dari sisi sains pengobatan, kita akan menghirup oksigen di atmosfer bumi sekitar pukul 03.00 hingga terbit matahari sehingga ketika menggerakkan otot-otot yang berada dalam tubuh kita maka akan membuat badan kita segar dan melancarkan aliran darah di tubuh kita. Oksigen akan hilang dari atmosfer bumi selepas matahari terbit dan tidak datang lagi sampai besok pagi.

Hanya manusia yang bangun pada waktu ini yang dapat menikmati oksigen tersebut.

 Coba kita kaji pergerakan otot-otot kita ketika shalat. Secara kasar, pertama kita berdiri tegak kemudian mengangkat kedua tangan (bertakbir) dan meletakkan tangan di atas dada. Gerakan-gerakan tersebut telah membesarkan rongga dada kita sehingga paru-paru akan terasa lapang. Ketika sujud, seluruh berat badan tertumpu sepenuhnya di atas otot-otot kedua tangan, kaki.

Dalam gerakan ini banyak otot persendian yang kita gerakan diantaranya dada, perut, punggung, leher dan otot-otot kaki. Setelah itu kita bangkit dari sujud. Kita duduk, kemudian kita sujud lagi dan sesudah itu kita berdiri kembali.

Dalam gerakan kali ini secara otomatis kita telah menggerakkan sejumlah besar otot-otot di dada , bahu, lengan, perut, punggung, paha, kaki bagian bawah dan otot-otot lainnya. Selain itu kita juga melakukan dua jenis duduk, pertama duduk antara dua sujud dan kedua duduk tasyahud. Kedua jenis duduk ini menggerakkan tumit , pangkal paha, selangkangan, jari-jari kaki dan lain-lain.