Sebuah
penelitian di Inggris yang melibatkan lebih dari 14.000 orang menemukan
bahwa satu dari delapan orang di sana tidur tidak lebih dari enam jam
per malam. Jika Anda termasuk dalam grup ini, maka kesehatan jangka
panjang Anda dalam bahaya. Para ahli telah menemukan bahwa tidak
mendapatkan tidur yang cukup pada malam hari secara teratur dapat
meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung dan kegemukan. Coba
beberapa cara di bawah ini untuk mendapatkan delapan jam tidur setiap
malam:
1. Hindari stimulan
Jauhi minum minuman yang mengandung kafein atau alkohol (yang
berlebihan) pada malam hari karena mempunyai efek stimulasi pada tubuh
Anda yang bisa membuat Anda susah tidur. Coba minum teh atau air putih
sebagai penggantinya.
2. Matikan lampu
Cahaya lampu dapat mengganggu produksi hormon yang membuat Anda
mengantuk. Jauhkan alat-alat elektronik dari tempat tidur. Matikan
laptop atau televisi dan redupkan lampu kamar tidur atau gelap sama
sekali. Usahakan temperatur kamar dingin yang nyaman dan jangan panas
karena Anda akan terbangun karena keringatan atau kehausan.
3.
Olahraga di pagi hari
Pagi hari adalah waktu yang terbaik untuk Anda melakukan olah raga.
Badan Anda masih segar dan efeknya akan memberikan energi sepanjang
hari. Dan selain itu, badan Anda akan merasa lelah di malam hari karena
mempunyai jam otomatis tubuh yang mengatakan Anda perlu tidur di malam
hari. Jadi hindari sedapat mungkin untuk berolahraga di malam hari yang
berpotensi membuat Anda terjaga sepanjang malam karena efek adrenalin
yang masih tersisa.
4. Have more sex
Ya, Anda baca benar. Para ahli sudah menemukan bahwa saat Anda orgasme,
tubuh melepaskan campuran hormon di otak, yang salah satunya membuat
Anda mengantuk dan membantu Anda tertidur. Ada juga hormon yang dapat
menolong mengatasi sakit kepala. Jadi, tidak ada alasan lagi, bukan?
Dari sudut pandang realigi bangun di tengah malam juga sangat baik untuk kesehatan berikut penjelasannya:
Bagi umat Muslim mungkin sudah tidak asing lagi dengan ‘shalat
tahajud’.
Tiap kali ditanya apa itu shalat tahajud pasti dijawab “shalat
tahajud adalah shalat yang dilakukan sepertiga malam”.
Itu betul
sekali, namun yang pasti bukan masalah pengertian tahajud yang ingin
dibahas dalam tulisan ini melainkan manfaat dari shalat tahajud itu
sendiri.
Sangat disayangkan jika pemahaman Muslim tentang shalat tahajud hanya
dianggap sebagai suatu ibadah saja tanpa mengetahui adanya kebaikan dan
kelebihan yang bisa diperoleh oleh kita. Lalu apakah kebaikan dan
kelebihan yang kita peroleh dari mengerjakan sholat tahajud sementara
yang lain sedang nyenyak tidur?
Dari sisi logis, mungkin kita tidak mengerti bahwa perintah Allah itu
mendatangkan kebaikan. Sesungguhnya Shalat tahajud meneguhkan iman kita,
jiwa kita, mental kita untuk menghadapi masalah hidup duniawi dan
lain-lain.
Kemudian dari sisi sains pengobatan, kita akan menghirup oksigen di
atmosfer bumi sekitar pukul 03.00 hingga terbit matahari sehingga ketika
menggerakkan otot-otot yang berada dalam tubuh kita maka akan membuat
badan kita segar dan melancarkan aliran darah di tubuh kita. Oksigen
akan hilang dari atmosfer bumi selepas matahari terbit dan tidak datang
lagi sampai besok pagi.
Hanya manusia yang bangun pada waktu ini yang
dapat menikmati oksigen tersebut.
Coba kita kaji pergerakan otot-otot kita ketika shalat.
Secara kasar, pertama kita berdiri tegak kemudian mengangkat kedua
tangan (bertakbir) dan meletakkan tangan di atas dada. Gerakan-gerakan
tersebut telah membesarkan rongga dada kita sehingga paru-paru akan
terasa lapang.
Ketika sujud, seluruh berat badan tertumpu sepenuhnya di atas otot-otot
kedua tangan, kaki.
Dalam gerakan ini banyak otot persendian yang kita
gerakan diantaranya dada, perut, punggung, leher dan otot-otot kaki.
Setelah itu kita bangkit dari sujud. Kita duduk, kemudian kita sujud
lagi dan sesudah itu kita berdiri kembali.
Dalam gerakan kali ini secara
otomatis kita telah menggerakkan sejumlah besar otot-otot di dada ,
bahu, lengan, perut, punggung, paha, kaki bagian bawah dan otot-otot
lainnya.
Selain itu kita juga melakukan dua jenis duduk, pertama duduk antara dua
sujud dan kedua duduk tasyahud. Kedua jenis duduk ini menggerakkan
tumit , pangkal paha, selangkangan, jari-jari kaki dan lain-lain.



